Sampaikan Tausiyah, TGB Paparkan Orang yang Menuntut Ilmu tapi Merugi
"Imam Sayyid Hasan Al-Masyad yang merupakan salah satu guru Maulana Syech TG.KH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid menyampaikan bahwa selalu mengikut sertakan muridnya dalam setiap doanya. Imam Sayyid selalu menyampaikan bahwa dia sayang terhadap siapa saja yang menyayangi muridnya. Maka marilah kita menghormati guru karena doa guru merupakan energi perjuangan," ujar TGB.
Pria yang menjabat Ketua Harian DPP Partai Perindo ini mengajak para santri untuk menyambung hubungan batin kepada seluruh para guru, asatidz, dan terutama para Tuan Guru. Menurutnya, menuntut ilmu itu bukan sekadar pekerjaan dzahiriyah tapi juga batiniyah.
"Doa guru itu semahal-mahal ilmu yang barakah," katanya.
Dalam acara itu, TGB mengijazahkan ucapan Imam Al-Gazali dalam kitab Bidayatul Hidayah tentang pentingnya menuntut ilmu. Dia mengapresiasi kehadiran santri baru di MDQH.
"Mari luruskan niat dalam menuntut ilmu. Insya Allah niat yang baik itu akan menutup kekurangan kita dalam proses menuntut ilmu," ujarnya.
Dzikrol Hauliyah ke-58 dihadiri sejumlah Masayih dan Tuan Guru. Tampak hadir juga Ummi Hj Sitti Rauhun, Wakil Gubernur NTB Dr HjSitti Rohmi Djalilah, Ketua Umum YPH PPD NWDI Pancor Ustadz H Djamaluddin, dan Ketua I Pimpinan Pusat Muslimat NWDI Hj Erica Zainul Majdi.
TGB juga mengapresiasi bertambahnya jumlah santri baru MDQH. Dia optimistis bertambahnya jumlah santri baru itu berbanding lurus dengan bertambahnya kualitas. Baik kualitas pendidikan, fasilitas, hingga akhirnya membuahkan santri-santri atau sumber daya manusia yang berkualitas yang bermanfaat untuk agama, umat, dan negara.
Editor: Reza Yunanto