"Kami telah membuat regulasi untuk tidak mengambil keuntungan sesaat tetapi tidak memikirkan jangka panjang. Gubernur telah memberlakukan harga hotel-hotel, Kami juga melakukan promosi untuk mengajak masyarakat lokal yang sedang merantau untuk pulang dan menyaksikan MotoGP," ucapnya.
Berharap Warga Lokal Nonton MotoGP, Pemprov NTB: Kami Akan Tetapkan 18-20 Maret Hari Libur
Selain itu, Gita Ariadi telah bekerja sama dengan koordinator perguruan tinggi untuk menampung kerabat yang datang dari Jawa khususnya ketika tidak mendapatkan penginapan. Bahkan, dia menjelaskan akan menggunakan kantor pemerintahan sebagai penginapan jika diperlukan.
"Kemudian koordinator perguruan tinggi untuk menampung teman-teman dari Jawa yang tidak mendapatkan hotel. Kami juga akan menggunakan kantor-kantor pemerintah menjadi fasilitas penginapan," tuturnya.
Gita Ariadi mengatakan pihaknya juga akan menyediakan homestay, desa-desa wisata, dan campground sebagai penginapan penonton yang hadir ke Lombok. Meski begitu, dia menjelaskan akan tetap mengawasi penjualan tiket dan penginapan untuk MotoGP.
"Kami juga akan menyediakan homestay, desa-desa wisata, campground untuk menampung semua penonton. Kami akan selalu mengawasi perkembangan penjualan tiket dan kami akan menyiapkan tempat penginapan," katanya.
Editor: Nani Suherni