Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7.029 Gempa Susulan Guncang NTT usai Gempa M7,7, Diprediksi Berlangsung hingga Awal September
Advertisement . Scroll to see content

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:03:00 WIB
Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai
Jumlah pengungsi gempa NTT mencapai 92.735 orang. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jumlah korban meninggalgempa NTT terus bertambah. Hingga Selasa (25/8/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dunia mencapai 103 orang.

"Saat ini, pada hari ini ada ketambahan tiga jiwa meninggal, menjadi 103 untuk hari ini catatan kami," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan.

Berdasarkan sebarannya, kata dia, korban meninggal dunia paling banyak tercatat di Kabupaten Manggarai dengan 41 orang, disusul Manggarai Timur sebanyak 34 orang. Sementara itu, di Nagekeo tercatat 13 korban meninggal dunia, Sikka 6 orang, Ngada 5 orang, Ende 3 orang dan Manggarai Barat 1 orang.

"Yang terbesar ada di Manggarai sebanyak 41, kemudian Manggarai Timur 34 disusul Nagekeo dan kabupaten yang lainnya," lanjut dia.

Berdasarkan kelompok usia, mayoritas korban meninggal dunia merupakan lansia dengan persentase 45 persen. Selanjutnya, korban dari kelompok dewasa mencapai 37 persen, anak-anak dan remaja 12 persen, sementara sisanya berasal dari kelompok balita dan batita.

Jumlah korban luka juga bertambah. BNPB mencatat terdapat tambahan 63 korban luka sehingga total korban luka mencapai 1.666 orang.

"Korban akibat luka-luka, kami mendapatkan tambahan angka sebanyak 63 orang sehingga total yang kami catat adalah 1.666 orang," kata dia.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut