17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana
JAKARTA, iNews.id - Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap 17 orang yang diduga terlibat dalam jaringan perantara jual beli senjata api dan amunisi di wilayah Papua. Belasan orang tersebut memiliki peran berbeda, mulai dari pembeli, penyumbang dana, hingga perantara dan penyedia amunisi.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Faizal Ramadhani mengatakan, pengungkapan jaringan ini masih terus dikembangkan penyidik. Dia memastikan, setiap pihak yang diduga memiliki keterkaitan akan diperiksa berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan.
“Setiap informasi akan kami verifikasi dan setiap keterlibatan akan didalami secara objektif. Penyidik akan memastikan proses hukum berjalan berdasarkan fakta, keterangan para pihak, serta alat bukti yang sah,” ujar Irjen Faizal, Rabu (7/10/2026).
Dia menyebutkan, dari total 17 orang yang masuk dalam penanganan perkara, sebanyak 13 orang telah berada pada tahap II. Mereka, yakni SP yang berperan sebagai pembeli senjata api dan amunisi; OB sebagai penyumbang dana sekaligus pembeli senjata dan amunisi serta YP dan NH sebagai penyumbang dana.
Selain itu, terdapat MKM yang berperan sebagai perantara senjata. DK, KO, SM, YK dan AG diduga menjadi perantara senjata dan amunisi.