Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat
Advertisement . Scroll to see content

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

Selasa, 02 Juni 2026 - 11:13:00 WIB
Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil
Tim Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua sterilisasi lokasi ledakan Biak dan menemukan granat nanas serta proyektil yang diduga terkait peninggalan Perang Dunia II. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami berharap proses sterilisasi dapat berjalan maksimal sehingga pencarian korban yang masih belum ditemukan dapat dilakukan dengan aman. Setiap temuan benda mencurigakan atau material peledak agar diberikan penanda sehingga memudahkan tim gabungan dalam melakukan evakuasi dan pencarian," ujar Kapolres, Senin (1/6/2026).

Sementara itu, Wadanki Brimob Kompi 4 Batalion A Iptu Hidayatullah Bauw mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area yang telah dipasangi garis polisi karena masih berpotensi membahayakan keselamatan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area yang telah dipasangi garis polisi karena masih berpotensi membahayakan keselamatan. Tim Jibom akan terus menyisir dan sterilisasi secara menyeluruh," katanya.

Berdasarkan informasi di lapangan, kawasan sekitar lokasi ledakan memiliki sejumlah bunker dan lubang peninggalan masa perang. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati dengan menggunakan peralatan khusus serta menerapkan prosedur standar penanganan bahan peledak.

Polda Papua juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan maupun membongkar benda yang dicurigai sebagai sisa peninggalan perang. Warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat apabila menemukan benda mencurigakan.

Sterilisasi akan terus dilakukan hingga seluruh area dinyatakan aman. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan proses pencarian korban dan penanganan pascaledakan dapat berlangsung tanpa menimbulkan risiko baru.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut