Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Polisi di Asmat Disidang Disiplin, Disanksi Patsus hingga Tertunda Naik Pangkat
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Tegaskan TNI-Polri Harus Netral di Pemilu 2019

Selasa, 02 April 2019 - 12:10:00 WIB
Jokowi Tegaskan TNI-Polri Harus Netral di Pemilu 2019
Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SORONG, iNews.id - Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan TNI dan Polri harus menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Pernyataan itu disampaikan capres petahana menjawab pertanyaan isu adanya penggalangan dukungan pada salah satu pasangan capres cawapres.

“Enggak sekali dua kali saya sampaikan di Rapim TNI-Polri, di rapat-rapat TNI dan Polisi. Saya sampaikan, politik TNI dan Polri adalah politik negara. Harus bisa menjaga netralitas, sudah jelas sekali,” ujar Jokowi di Gedung Aimas Convention Center (ACC), Kelurahan Klamasen, Kecamatan Mariat, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, Senin (1/4/2019) malam.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut Polri tetap netral. Warga diminta cermat menyaring informasi yang beredar.

"Dalam situasi saat ini, siapa pun dapat mengatakan apa pun dan memiliki tujuan, apalagi dalam konteks pemilu. Sangat jelas Kapolri telah menetapkan dan mengutarakan posisi Polri netral. Tidak ada sistematis perintah harus ini dan itu," ujar Moeldok, di sela kunjungannya di Pondok Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (31/3/2019).

Diketahui, belum lama ini beredar pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi (Garut) AKP Sulman Aziz yang mengaku mendapat arahan dari Kapolres Garut untuk menggalang dukungan pada Pemilu 2019. Zulman masih akan mintai keterangan dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jabar atas pernyataannya tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut