Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Papua dan Papua Nugini Terpisah ? Ternyata Faktor Ini Alasannya

Jumat, 11 November 2022 - 21:24:00 WIB
Kenapa Papua dan Papua Nugini Terpisah ? Ternyata Faktor Ini Alasannya
Peta Papua dan Papua Nugini yang masih satu pulau. (Foto : YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara Papua Nugini (Papua New Guinea yang berarti Papua Guinea Baru) merupakan negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua dan berbatasan darat langsung dengan Provinsi Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan di sebelah barat.

Ibu kotanya dan salah satu kota terbesarnya adalah Port Moresby. Papua Nugini merupakan negara yang memiliki keragaman yang tinggi, dengan lebih dari 850 bahasa lokal asli dan sekurang-kurangnya sama banyaknya dengan komunitas-komunitas kecil yang dimiliki, dengan populasi yang tidak lebih dari 6 juta jiwa.

Perbatasan antara Papua Nugini dan Papua Indonesia dikonfirmasi dengan perjanjian bersama Australia sebelum kemerdekaan pada tahun 1974. 

Panjang perbatasan RI-PNG dari utara (Kota Jayapura) hingga Selatan (Merauke) mencapai ± 780 Km. Perbatasan ini ditandai dengan 52 tugu/pilar batas (Meridians Monument). Di mana 24 tugu pemeliharaan tanggung jawab pemerintah RI, sedangkan 28 tugu pemeliharaan tanggung jawab pemerintah PNG.

Kenapa Papua dan Papua Nugini Terpisah ?

Papua dalam sejarahnya diketahui berada dalam kekuasaan kolonialisme Hindia Belanda. Sementara wilayah Papua Nugini sejak Perang Dunia 1 menjadi wilayah kolonial dari Jerman di Utara dan Inggris di Selatan.

Saat Operasi Trikora merebut Papua dari Belanda, Indonesia hanya mengakui seluruh wilayah bekas kekuasaan kolonialisme sebagai kedaulatannya. Ketika Papua bergabung dengan Indonesia, Papua Nugini berada dalam wilayah kekuasaan Australia dan bukan Belanda.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut