Krisis Pangan Landa 3 Distrik di Puncak Papua Tengah, TNI Kirim 2 Ton Bantuan dan Tim Medis
Menurut Brigjen Stefie, tiga distrik tersebut mengalami kondisi cuaca cukup ekstrem. Suhu udara yang rendah dan kekeringan berkepanjangan mengganggu pertumbuhan tanaman pangan milik masyarakat.
“Daerah yang terdampak cukup ekstrem dengan suhu udara 2-9 derajat Celsius yang membuat kebun masyarakat gagal panen sehingga terjadi krisis pangan dan air. Kami mendapat perintah dari Pangkoops TNI Habema untuk cepat memberikan bantuan kemanusiaan kepada ketiga distrik yang terdampak kekeringan,” katanya.
Pada pengiriman tahap awal, Koops TNI Habema menyalurkan lebih dari 2 ton kebutuhan pokok. Bantuan tersebut terdiri atas beras, mi instan, susu, biskuit bayi, gula, kacang hijau, dan bahan makanan lainnya.
Logistik diterbangkan secara bertahap menggunakan dua pesawat dan dua helikopter. Pengiriman harus menyesuaikan kondisi cuaca serta tingkat keamanan di setiap lokasi tujuan.
Medan pegunungan yang ekstrem menjadi salah satu kendala dalam proses distribusi. Kondisi cuaca yang cepat berubah juga dapat memengaruhi penerbangan menuju wilayah terdampak.