OPM Bawa Paksa 9 Wanita di Jila Papua Tengah, Bocah SD hingga Remaja Hamil
Saat sembilan warga itu dibawa, dua ibu rumah tangga berusaha mempertahankan anak mereka. Namun, keduanya justru menjadi korban kekerasan.
Salah satu korban, Neregingget Magai, tewas ditembak di lokasi kejadian. Sementara Inkolung Aim dilempar ke jurang hingga patah tulang kaki.
Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Teuku Jozanda mengatakan, personel langsung dikerahkan untuk melakukan pengejaran setelah menerima laporan mengenai sembilan warga yang dibawa paksa.
Menurutnya, tindakan OPM atau dikenal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu sebagai perbuatan biadab dan tidak manusiawi. Aparat masih berupaya menemukan lokasi keberadaan sembilan warga tersebut dan memastikan mereka dalam kondisi selamat.
"Kita adalah makhluk berakal dan kita paham perbuatan itu adalah perbuatan yang biadab, tidak manusiawi dan keji. Kemudian tindak lanjutnta kita merespons dengan mengirimkan tim Satgas untuk mengejar pelaku," ucapnya.
Kejadian tersebut juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat di Distrik Jila dan wilayah sekitarnya. Warga takut beraktivitas, termasuk berkebun, dan meminta bantuan bahan makanan kepada pemerintah melalui aparat keamanan.
Editor: Kurnia Illahi