Penembakan di Intan Jaya Papua, Seorang Ibu Hamil Tewas
Sekitar pukul 19.00 WIT, kelompok tersebut kembali melepaskan tembakan sebelum kemudian melarikan diri ke arah sungai.
Selama insiden berlangsung, personel Satgas TNI tidak membalas tembakan. Kondisi hujan, kabut tebal, dan jarak pandang terbatas membuat aparat memilih bertahan di posisi perlindungan (stelling) sambil memantau situasi.
Langkah tersebut diambil untuk menghindari risiko terhadap masyarakat sipil yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hasil analisis spasial menunjukkan ketiga sumber tembakan berada pada titik berbeda dengan jarak sekitar 900 hingga 1.500 meter. Sementara itu, lokasi korban berada sekitar 321 meter dari titik tembakan pertama.
Data tersebut masih menjadi bagian dari proses pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa secara objektif berdasarkan fakta lapangan.
Koops TNI Habema mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta menunggu hasil penyelidikan resmi.
TNI juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua.
Editor: Donald Karouw