Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Olah TKP Penembakan di Lembah Baliem, Polisi Temukan 8 Selongsong Peluru
Advertisement . Scroll to see content

Penembakan di Lembah Baliem, 2 Pelaku Diduga Anak Buah KKB Pimpinan Egianus Kogoya

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:05:00 WIB
Penembakan di Lembah Baliem, 2 Pelaku Diduga Anak Buah KKB Pimpinan Egianus Kogoya
Sat Reskrim Polres Jayawijaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan dua warga sipil di sekitar pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya. (Foto: Polri)
Advertisement . Scroll to see content

Berdasarkan pendalaman awal kepolisian, penembakan diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogoya. Dua orang berinisial EG dan PN juga dalam pendalaman awal sebagai pihak yang diduga terlibat. Keduanya disebut merupakan anggota kelompok tersebut.

“Berdasarkan hasil pendalaman awal dan pengembangan informasi di lapangan, aksi penembakan terhadap dua warga tersebut diduga dilakukan oleh KKB Kodap III Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogoya. Dalam pendalaman awal, terdapat dugaan keterlibatan dua orang berinisial EG dan PN yang disebut merupakan anggota kelompok tersebut,” ujarnya.

Namun, polisi menegaskan dugaan keterlibatan EG dan PN masih dalam proses penyelidikan. Penyidik belum menarik kesimpulan akhir mengenai identitas, peran maupun keterlibatan keduanya. Pendalaman dilakukan dengan mencocokkan barang bukti, keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara serta informasi yang diperoleh dari lapangan.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan seluruh proses penanganan perkara akan didasarkan pada hasil penyelidikan dan ketentuan hukum.

“Setiap petunjuk yang diperoleh akan terus dikembangkan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas, peran, dan keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut