"Selain itu kami juga dituntut memiliki kesiapan dan kecepatan bergerak dalam mengantisipasi segala kemungkinan terjadinya gangguan keamanan," ucapnya.
Dia menuturkan, dinamika dan perubahan dalam masyarakat perlu mendapatkan perhatian ekstra bagi seluruh prajurit. Baik di masa tenang maupun saat pencoblosan.
“Seluruh prajurit harus selalu siap siaga untuk mendukung Polri dalam menjaga keamanan serta mengantisipasi munculnya berbagai bentuk anarkisme yang mungkin terjadi sebagai ekses dari hasil pemilu. Kita semua tentunya menaruh harapan besar untuk pelaksanaan pemilu yang baik, damai, demokratis dan lancer,” tuturnya.
Dalam kegiatan apel tersebut turut dihadiri Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Dadi Hartanto, Komandan Guspurla Koarmada III Laksma TNI P Rahmat Wahyudi, Komandan Lantamal XIV Sorong Brigjen TNI (Mar) Henmanto dan para pejabat utama Komando Armada III, Pasmar-3 serta dan Lantamal XIV Sorong.
Editor: Donald Karouw