Usai Kontak Tembak, TNI Temukan Tempat Persembunyian OPM Beserta Senjata Api di Yahukimo
Pasukan TNI kemudian menyisir lokasi untuk mencari keberadaan kelompok tersebut. Dalam penyisiran itu, personel menemukan sebuah gubuk yang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.
Dari dalam gubuk, TNI mengamankan tujuh pucuk senjata api yang terdiri atas dua senjata laras pendek dan lima senjata laras panjang. Selain itu, ditemukan puluhan butir peluru tajam, dua teleskop, beberapa bilah senjata tajam, serta selembar bendera Bintang Kejora.
Dia menyebut, kelompok tersebut dipimpin Kopitua Heluka, yang sebelumnya pernah ditangkap dan dipenjara. Namun, Kopitua dilaporkan melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Wamena pada 25 Februari 2025.
Dia juga menuding kelompok pimpinan Kopitua terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan dan penyiksaan terhadap korban. Meski demikian, keterangan mengenai dugaan keterlibatan tersebut disampaikan berdasarkan informasi dari pihak TNI.
Selain itu, dia meminta agar Kopitua Heluka beserta anggota dan simpatisannya yang masih berada di hutan agar segera menyerahkan diri dan meletakkan senjata. Mereka juga diajak kembali ke masyarakat untuk bersama-sama membangun Papua.