Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPPDT dan KSP Petakan Program Prioritas Daerah Terpencil, Dorong Akses MBG hingga CKG 
Advertisement . Scroll to see content

Buka Akses Terisolasi, BNPPDT Bentuk Tim Survei 4 Ruas Jalan Perbatasan di Kaltara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:54:00 WIB
Buka Akses Terisolasi, BNPPDT Bentuk Tim Survei 4 Ruas Jalan Perbatasan di Kaltara
BNPPDT menyiapkan tim survei proyek pembangunan empat ruas jalan perbatasan negara di Kalimantan Utara. (Foto: ist/BNPPDT)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) mematangkan persiapan survei lapangan untuk memetakan kondisi eksisting empat ruas rencana pembangunan jalan akses perbatasan negara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Total ruas panjang jalan yang akan digarap mencapai 994,89 kilometer.

Langkah ini merupakan tindak lanjut kunjungan Kepala BNPPDT ke kawasan perbatasan Kaltara untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur dan menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kondisi di lapangan.

Persiapan survei tersebut dibahas oleh Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Edi Nurhabad bersama perwakilan kementerian dan lembaga (K/L) terkait di Kantor Sekretariat Tetap BNPPDT, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Pertemuan ini melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertahanan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Utara, serta unsur TNI Angkatan Darat.

Empat ruas yang menjadi sasaran pemetaan meliputi Jalan Akses Perbatasan I Malinau–Long Midang sepanjang 204,23 kilometer, Jalan Akses Perbatasan II Mansalong–Tau Lumbis sepanjang 156,13 kilometer, jalan akses menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Long Nawang sepanjang 19,50 kilometer, serta jalan paralel perbatasan Malinau–Long Boh sepanjang 615,03 kilometer.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut