Cerita Mahasiswi NTB yang Terjebak di Wuhan China, Hanya Berdiam Diri di Asrama
LOMBOK TENGAH, iNews.id – Empat mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sedang menempuh pendidikan di Wuhan, China, kini hanya bisa berdiam diri di kamar asrama. Mereka tidak diperbolehkan keluar asrama oleh pemerintah setempat karena khawatir tertular virus korona yang tengah mewabah wilayah Wuhan.
Satu dari empat mahasiswa asal NTB, yakni Dewi Pujut Putri Arerien, warga Dusun Bare, Desa Lantan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Putri sudah satu semester berada di Wuhan, tepatnya sejak September 2019 lalu. Putri menempuh pendidikan di Chinase University Geosciences Jurusan Biotechnology.
Melalui video call, Putri menuturkan, kondisi Kota Wuhan yang seperti kota mati karena semua warga dilarang keluar. “Kami mahasiswi Indonesia di Wuhan ingin Pulang, tapi kondisi di sini sekarang Kota Wuhan masih ditutup aksesnya utuk sementara gak bisa keluar maupun masuk kota ini. Pemerintah Indonesia masih mencari langkaah terbaik buat kami. Dan kami harap untuk bisa segera dievakuasi kembali pulang ke Indonesia,” katanya, Senin (27/1/2020).
BACA JUGA: Rektor Unesa Pastikan 13 Mahasiswa Unesa di Wuhan Aman dan Sehat
Putri mengatakan, sejauh ini kondisi mahasiswa Indonesia di Wuhan termasuk dirinya dalam kondisi sehat dan baik. Namun, dia berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah cepat dengan memulangkan mahasiswa dari Wuhan.