Antrean BBM Mengular hingga Ratusan Meter di Makassar, Sulsel Terapkan Ganjil Genap
Pemprov Sulsel juga meminta penambahan armada mobil tangki untuk memperlancar distribusi BBM ke SPBU. Sebelumnya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menemukan sejumlah SPBU yang belum mengoperasikan seluruh nozzle secara optimal.
Sejumlah warga yang ditemui saat mengantre BBM di Makassar mengaku antrean terjadi karena kebutuhan, bukan akibat panic buying. Mereka terpaksa bertahan karena persediaan BBM kendaraan sudah menipis.
Mailk, seorang pengemudi ojek online (ojol) mengatakan, mengantre karena membutuhkan BBM untuk bekerja. "Kemarin lebih parah lagi. Bagaimana ini (penerapan ganjil genap) motor cuma satu tidak punya yang lain lagi," kata Malik di lokasi.
Hal serupa disampaikan M Risal, penjual sayur yang menggunakan mobil pikap, serta Daeng Tayang, pengendara sepeda motor. "Saya sudah dari subuh ini. (Kalau ganjil genap) diterapkan, tidak bisa kerja kita. Mestinya pemerintah bagaimana memerhatikan rakyat kecil, jangan kita dibikin susah begini," ucap Risal.
Pembatasan pengisian BBM bersubsidi juga telah diterapkan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan. Di Makassar, pengisian Pertalite dibatasi maksimal Rp50.000 untuk sepeda motor dan Rp300.000 untuk mobil.