BBMKG Makassar: Pantai Barat Sulsel Akan Dilanda Cuaca Ekstrem Hingga 7 Januari 2020
Berdasarkan kejadian sebelumnya, banjir besar yang menimpa 10 kabupaten di Sulawesi Selatan pada 2019 lalu terjadi pasca adanya hujan lebat yang mengguyur tanpa jeda selama beberapa hari.
Karena itu, agar tidak mengulang bencana banjir terjadi, BBMKG mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kondisi tersebut.
"Mumpung masih belum turun hujan lebat dan besar, masyarakat harus siaga karena ada faktor lain yang menyebabkan air hujan bisa tertahan dan mengakibatkan banjir, seperti drainase yang tersumbat karena sampah maupun pembuangan yang tidak berfungsi dengan baik," kata Hanafi.
BACA JUGA:
BMKG Makassar: Sulsel Mulai Masuki Musim Hujan, Warga Diminta Waspada
6 Bocah di Makassar Tenggelam saat Berenang di Kanal, 1 Tewas
Hanafi menyebutkan, BBMKG terus melakukan banyak sosialisasi agar masyarakat tahu dan tangguh menghadapi bencana alam yang bisa saja terjadi kapan saja. Sebab masih banyak masyarakat yang belum paham terhadap potensi bencana di masing-masing daerah.
"Cuaca ekstrem ini biasanya disertai angin kencang, hembusannya kuat. Jadi warga sebaiknya pastikan tanaman di sekitar tidak terlalu rimbun menahan laju angin. Termasuk pemilik papan reklame juga harus memastikan papanya kuat," katanya.
Berdasarkan prakiraan cuaca Wilayah Sulawesi Selatan pada Kamis 02 Januari 2020, suhu udara 19-31 Celcius dengan kelembaban udara 75-98 persen dan angin, yakni Barat Daya-Barat Laut 10 - 35 km perjam.
Diperkirakan pada malam hari, sebagian besar wilayah di Sulsel berawan dan hujan ringan di wilayah Makassar, Takalar, Maros, Pangkajene, Gowa, Barru, Parepare, Pinrang, Rantepao dan Makale. Selain itu hujan sedang di wilayah Masamba, Enrekang, Palopo dan Belopa.
Editor: Kastolani Marzuki