Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Gowa, 2.129 Warga Mengungsi
"Pertama yang kami lakukan untuk memastikan keselamatan warga. Kemudian kami bawa ke titik pengungsian. Mereka juga telah mendapat pelayanan pemeriksaan kesehatannya dan telah dibuatkan dapur umum," tuturnya.
Dalam musibah bencana alam itu, sebanyak enam orang warga juga dilaporkan telah meninggal dunia saat banjir dan longsor terjadi akibat dari meluapnya air Sungai Jeneberang di Bendungan Bili-Bili.
Baik korban meninggal karena tersengat listrik, maupun karena tertimbun longsoran. Keenam korban meninggal yakni, bocah Akram Al Yusran (3), warga Pangkabinanga, Rizal Lisantrio (48) warga BTN Batara Mawang karena tersengat listrik, Sarifuddin Dg Baji, serta seorang bayi yang belum teridentifikasi. Kemudian dua korban longsor lainnya juga belum teridentifikasi.
Selain enam korban meninggal karena banjir, empat warga lainnya juga dinyatakan mengalami luka-luka serta 10 orang lainnya hilang atau belum ditemukan oleh pihak keluarganya masing-masing. Adnan menambahkan, dalam musibah itu, empat jembatan penghubung dinyatakan terputus, satu di antaranya yakni Jembatan Bongaya.
Editor: Donald Karouw