Hadits Larangan Marah dalam Islam dan Petunjuk Rasulullah untuk Mengatasinya
"Tiada suatu regukan pun yang ditelan oleh seorang hamba dengan pahala yang lebih utama selain dari regukan amarah yang ditelan olehnya karena mengharapkan ridha Allah," (Hadis ini dikisahkan oleh Ibnu Umar R.A.)
Rasulullah senantiasa memberikan petunjuk kepada orang yang sedang terbakar marah. Ada beberapa cara yang bisa meredakan kemarahan dan menahannya dengan izin Allah, di antaranya:
Dikutip dari laman Muslim, dari Sulaiman bin Shurad beliau berkata: “(Ketika) aku sedang duduk bersama Rasulullah, ada dua orang laki-laki yang sedang (bertengkar dan) saling mencela, salah seorang dari keduanya telah memerah wajahnya dan mengembang urat lehernya. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yang seandainya dia mengucapkannya maka niscaya akan hilang kemarahan yang dirasakannya. Seandainya dia mengatakan: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk”, maka akan hilang kemarahan yang dirasakannya” (HR. Bukhari)
Agar terhindar dari ucapan-ucapan buruk yang sering timbul ketika sedang marah, maka dianjurkan untuk diam atau tidak berbicara ketika perasaan tersebut datang.