Ijtima Asia 2020 Dibatalkan, 250 Peserta Masih Bertahan di Asrama Haji Sudiang
Lokasi pelaksanaan juga sudah disemprot disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Beberapa petugas masih berada di lokasi untuk membongkar tenda para peserta.
Sebelumnya, berdasarkan data UPT Asrama Haji Sudiang, tercatat 1.676 orang peserta Ijtima Asia yang telah ditampung di Asrama Haji Sudiang Makassar akibat dibatalkannya pertemuan jamaah tabligh se-Asia. Pertemuan itu dihadiri peserta dari sembilan negara dan peserta dari 24 provinsi di Indonesia.
Pemprov Sulsel bersama lintas sektor seperti Kodam dan Pemkab Gowa memberikan pelayanan maksimal kepada peserta untuk menjamin rasa aman bagi warga di tengah pandemi Covid-19.
Kepala Seksi Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Sofyan mengatakan, Pemkab Gowa telah menurunkan Tim Dapur Umum Lapangan (Tim Dumlap) Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Gowa yang hingga saat ini masih bertugas di Asrama Haji Sudiang Makassar. Mereka membantu melayani para jamaah.
"Kami bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan di bawah koordinasi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial. Kami berada di sini sejak Kamis (19/3) malam, sejak dipindahkan peserta Ijtima ke Sudiang," kata Sofyan.
Pihaknya bersama Tim Dumlap Tagana Gowa akan terus berada di Asrama Haji Sudiang hingga semua peserta Ijtima Zona Asia kembali ke daerah masing-masing. Hingga saat ini, peserta Ijtima Zona Asia yang dikarantina di Asrama Haji Sudiang sudah berangsur-angsur berkurang dan diperkirakan besok semua sudah kembali ke daerahnya masing-masing.
Editor: Maria Christina