Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Dahsyat M 6,7 di Palu, Kantor Bupati Sigi hingga Rumah Warga Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Jembatan Palu III Ditutup Total Imbas Gempa Dahsyat M 6,7, Aktivitas Warga Lumpuh

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:11:00 WIB
Jembatan Palu III Ditutup Total Imbas Gempa Dahsyat M 6,7, Aktivitas Warga Lumpuh
Jembatan Palu III ditutup mengantisipasi jatuhnya korban jiwa menyusul gempa dahsyat magnitudo 6,7, Selasa (16/6/2026). (Foto: ist/infopalu)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idJembatan Palu III ditutup total sampai batas waktu yang belum ditentukan imbas gempa dahsyat dengan magnitudo 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026) pagi. Penutupan dilakukan sebagai antisipasi kerusakan akibat gempa tersebut.

Demi menjaga keselamatan pengguna jalan, Dinas Perhubungan bersama pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat untuk segera beralih dan menggunakan jalur alternatif lain.

“Saat ini, petugas gabungan tengah bersiap melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik guna mengurai potensi kemacetan dan memastikan mobilitas warga tetap berjalan lancer,” tulis @infopalu.

Selain jembatan, dari video yang beredar, kerusakan bangunan mulai dari Kantor Bupati Sigi, jembatan, hingga rumah warga. 

Di Kantor Bupati Sigi, kerusakan terlihat pada bagian atap plafon yang ambrol akibat guncangan gempa yang terjadi pada pukul 10.27 WIB. Sedangkan di Palu, beberapa rumah warga di Kawasan Jalan Tanjung manimbaya rusak hingga ambruk. 

“Kantor Bupati Sigi mengalami kerusakan akibat diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 pada Selasa (16/6/2026),” tulis @infopalu. 

Selain merusak sejumlah bangunan, gempa kuat tersebut juga sempat membuat panik warga hingga trauma dengan kejadian gempa 8 tahun silam tepatnya pada 2018. 

“Aku di sigi kelapa gading, ya allah gede bangetttt ini aku ampe susah lari saking gedenya,” tulis Tatha, warga Sigi dalam cuitannya di akun X @myouretypical. 

Mereka juga trauma dengan gempa besar yang sebelumnya terjadi pada 2018 hingga memicu tsunami dan likuifaksi. “Trauma 2018, pas banget lagi pulang ke Palu,@ tulis pemilik akun spidmine @favorraff. 

Selain membuat panik dan trauma warga, kerasnya guncang gempa juga memaksa pasien rumah sakit dievakuasi ke luar ruang perawatan. Mereka kini dirawat di halaman dan selasar yang aman dari ancaman reruntuhan bangunan. 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan di Kota Palu, guncangan dirasakan kuat selama sekitar 4 hingga 6 detik. Warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. BPBD Kota Palu segera melakukan pemantauan dan asesmen cepat pascagempa. 

“Di Kabupaten Donggala, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama sekitar 2 detik. Masyarakat sempat panik, sementara BPBD setempat melakukan monitoring terhadap kemungkinan dampak yang terjadi,” kata Aam sapaan Abdul Muhari dalam keterangannya. 

Aam juga mengatakan bahwa guncangan juga dirasakan kuat di Kabupaten Poso selama kurang lebih 6 detik. Warga dilaporkan panik dan BPBD Kabupaten Poso masih melakukan pendataan di lapangan. 

Di Kabupaten Sigi, gempa dirasakan selama sekitar 5 detik. Warga keluar dari rumah untuk menghindari risiko apabila terjadi gempa susulan. BPBD Kabupaten Sigi terus melakukan asesmen terhadap kondisi wilayah terdampak. 

Di samping itu, guncangan gempa turut dirasakan di Kabupaten Parigi Moutong. Getaran dirasakan oleh banyak orang, baik di dalam maupun di luar rumah. Jendela dan pintu dilaporkan berderik, dinding bangunan berbunyi.

Dampak Kerusakan Bangunan

Laporan sementara mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong. Namun, hingga siaran pers ini diterbitkan, rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD setempat. “Pendataan terhadap kemungkinan adanya korban jiwa maupun warga yang mengungsi juga masih berlangsung,” kata Aam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut