Sementara mayat perempuan bernama Warni (39), warga asal Kabupaten Maros Sulsel itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara untuk diautopsi.
Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari warga mengenai penemuan mayat perempuan bersama anak balita. Warga curiga setelah mencium bau busuk dari arah rumah kontrakan korban, lalu membuka pintu kamar. Mereka pun kaget menemukan ada anak balita dan mayat ibunya.
“Iya, dari keterangan RT ke Babinkamtibmas dan kepada saya, penemuan mayat itu awalnya karena warga mencium bau menyengat. Ternyata di kamar itu ada mayat perempuan bersama anak perempuan berusia dua tahun. Diduga korban sudah dua hari meninggal,” kata Arif.
Arif mengatakan, anak tersebut ditemukan dalam keadaan sehat. Saat ini, dia telah dirawat warga setempat sambil menunggu keluarganya datang. “Saat dibuka kamar, anak itu dalam keadaan baik dan langsung berdiri saat dipanggil,” ujarnya.
Kapolsek Tamalate mengatakan, dari hasil olah TKP sementara, petugas tidak menemukan ada tanda-tanda kekerasan pada mayat Warni. Polisi telah mengamankan dua telepon seluler (ponsel) milik korban untuk menyelidiki penyebab kematian korban.
“Jasad korban sekarang di Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar untuk diautopsi sambil menunggu konfirmasi dari pihak keluarga,” kata Arif Amiruddin.
Editor: Maria Christina