Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banyumas Geger! Nenek dan Gadis Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan Dalam Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Memilukan, Balita Perempuan di Makassar Terkunci 2 Hari Bersama Mayat Ibunya di Kamar

Senin, 28 Oktober 2019 - 20:54:00 WIB
Memilukan, Balita Perempuan di Makassar Terkunci 2 Hari Bersama Mayat Ibunya di Kamar
Warga mengevakuasi anak balita yang ditemukan terkunci bersama mayat ibunya di dalam kamar di Makassar, Sulsel, Senin (28/10/2019). (Foto: iNews/Yoel Yusvin)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara mayat perempuan bernama Warni (39), warga asal Kabupaten Maros Sulsel itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara untuk diautopsi.

Tim Polsek Tamalate melakukan identifikasi dan olah TKP di tempat penemuan mayat seorang ibu bersama anak balitanya di Makassar, Sulsel, Senin (28/10/2018). (Foto: iNews/Yoel Yusvin)

Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari warga mengenai penemuan mayat perempuan bersama anak balita. Warga curiga setelah mencium bau busuk dari arah rumah kontrakan korban, lalu membuka pintu kamar. Mereka pun kaget menemukan ada anak balita dan mayat ibunya.

“Iya, dari keterangan RT ke Babinkamtibmas dan kepada saya, penemuan mayat itu awalnya karena warga mencium bau menyengat. Ternyata di kamar itu ada mayat perempuan bersama anak perempuan berusia dua tahun. Diduga korban sudah dua hari meninggal,” kata Arif.

Arif mengatakan, anak tersebut ditemukan dalam keadaan sehat. Saat ini, dia telah dirawat warga setempat sambil menunggu keluarganya datang. “Saat dibuka kamar, anak itu dalam keadaan baik dan langsung berdiri saat dipanggil,” ujarnya.

Kapolsek Tamalate mengatakan, dari hasil olah TKP sementara, petugas tidak menemukan ada tanda-tanda kekerasan pada mayat Warni. Polisi telah mengamankan dua telepon seluler (ponsel) milik korban untuk menyelidiki penyebab kematian korban.

“Jasad korban sekarang di Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar untuk diautopsi sambil menunggu konfirmasi dari pihak keluarga,” kata Arif Amiruddin.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut