Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa Aktif Pulihkan Ekonomi Indonesia
Kemenparekraf mengembangkan berbagai program yang diharapkan dapat dimanfaatkan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif agar dapat bertahan di tengah pandemi dan tantangan ekonomi. Program itu di antaranya Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2021, dengan total anggaran kurang lebih Rp60 miliar yang saat ini sudah masuk tahap seleksi dan kurasi.
Kemudian, program BEKUP (Baparekraf for Startup) untuk mendukung pertumbuhan start up digital dan meningkatkan nilai ekonomi digital di Indonesia, melalui mentoring dan up skilling. Kemenparekraf juga akan memfasilitasi pelatihan bagi 600 calon wirausaha muda di lima destinasi super prioritas dan Bali.
"Para calon wirausaha muda akan dilatih terkait pitching dan proses matchmaking dengan calon investor," kata Sandi dalam webinar yang juga diikuti Rektor UMM Prof Ambo Asse, Dekan FEB UMM Dr H Andi Jam’an SE MSi serta Presiden BEM FEB Darmawan.
Menparekraf dalam kesempatan itu juga menceritakan perjalanan bisnisnya untuk memotivasi mahasiswa. Menurutnya, bisnis yang laris manis yang dimulai saat krisis. Dia menjadi pengusaha karena di-PHK pada tahun 1997. Setelah 25 tahun lebih membangun usaha yang bergerak di bidang keuangan tersebut, dia sudah membuka lapangan kerja bagi 30.000 lebih karyawan di seluruh Indonesia.
“Untuk itu, saya titip kepada mahasiswa agar 3G, yakni gercep, kita harus gerak cepat. Geber, gerak bersama, kita bisa faster sendiri tapi kita bisa longer kalau gerak bersama. Terakhir gaspol, garap semua potensi yang bisa kita lakukan untuk membangun negeri,” tuturnya.