Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Selidiki Dugaan Penyelundupan 6.000 Detonator di Sulsel

Sabtu, 21 September 2019 - 19:45:00 WIB
Polisi Selidiki Dugaan Penyelundupan 6.000 Detonator di Sulsel
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar. (Foto: Dok iNews).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Polres Parepare masih menyelidiki dugaan penyelundupan 6.000 detonator yang dibawa warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan seorang warga Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Petugas masih mendalami keterangan pelaku membawa alat pemicu bom tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyelundupan 6.000 detonator itu dan akan digunakan untuk apa," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Sabtu (21/9/2019).

Menurut dia, ribuan detonator dan gulung kabel listrik sudah diamankan anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare setelah memeriksa barang bawaan para penumpang, Jumat (20/9).

Barang-barang tersebut dibawa tiga orang, masing-masing berinisial AM (39) warga Desa Boya Baliase, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah serta dua warga asal Kabupaten Bone, Sulsel yakni inisial AM (59) dan NA (57) warga Desa Kampoti, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone.

Barang bukti ribuan detonator dan gulungan kabel untuk bom ikan di Pangkep, Kamis (19/9/2019). (Foto: iNews/Wahyu Ruslan)

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut