Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Sulsel Tertinggi Kasus Corona di Luar Pulau Jawa, per 15 April Capai 242 Orang

Rabu, 15 April 2020 - 16:50:00 WIB
Sulsel Tertinggi Kasus Corona di Luar Pulau Jawa, per 15 April Capai 242 Orang
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan total pasien yang positif corona di seluruh Indonesia mencapai 5.136 per Rabu (15/4/2020). Jumlah ini bertambah sebanyak 297 dari kemarin yang mencapai 4.839 kasus. Pasien yang meninggal dunia bertambah 10 dari sebelumnya 459 orang.

“Sebanyak 459 dinyatakan meninggal. Total pasien sembuh menjadi 446 orang,” ujarnya dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Yuri mengatakan fasilitas dan alat pendukung sudah dikirimkan oleh pemerintah ke seluruh daerah. Targetnya 10.000 tes PCR per hari bisa digunakan untuk mendeteksi masyarakat yang positif virus corona.

“Presiden telah mengarahkan kita agar anggaran pemerintah diarahkan untuk kemaslahatan masyarakat untuk penanganan Covid-19. Diintegrasikan satu visi, satu prioritas, hentikan penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia,” kata Yuri.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah diberlakukan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, untuk mencegah penyebaran virus corona. Selain itu, sejumlah kabupaten/kota juga disetujui menerapkan PSBB, yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatag, Kabupaten Tangerang dan Kota Pekanbaru.

Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito sebelumnya mengingatkan masyarakat untuk terus waspada virus Corona atau Covid-19. Seseorang dinilai tidak perlu memiliki semua gejala Covid-19 untuk dapat dinyatakan telah terinfeksi. Jika memiliki satu gejala saja, maka sudah perlu waspada.

“Dalam keadaan pandemi, kita harus lebih waspada. Karena beberapa gejala yang kita miliki bisa mengarah ke situ. Tidak harus seluruhnya,” kata Wiku dalam acara sosialisasi yang dipantau melalui siaran streaming akun YouTube resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (15/4/2020).

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut