BMKG: 2 Bibit Siklon Tropis Pengaruhi Cuaca Timur-Barat Indonesia
Selain itu, tinggi gelombang 2,5-4,0 meter di Laut Arafuru bagian tengah hingga selatan Merauke dan Laut Arafuru timur Kepulauan Aru.
Sementara itu, Bibit Siklon 98S dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut di wilayah Indonesia berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kepulauan Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.
Selain itu, potensi angin kencang lebih dari 25 knots atau 46 kilometer per jam di wilayah Kepulauan Riau.
Kemudian, tinggi gelombang diperkirakan 1,25 -2,5 meter di Perairan timur Kepulauan Lingga, Perairan utara Pulau Bangka Belitung, Selat Gelasa, dan Selat Karimata bagian selatan.
Tinggi gelombang diperkirakan 2.5-4.0 meter di Perairan Kepulauan Anambas, Perairan Kepulauan Natuna bagian barat dan selatan, Perairan Kepulauan Subi hingga Serasan, Laut Natuna, Perairan Kepulauan Bintan.
Selanjutnya di Selat Karimata bagian utara, dan Perairan Kepulauan Karimata dan tinggi gelombang diperkirakan 4-6 meter di Laut Natuna Utara dan Perairan Kepulauan Natuna bagian utara.
BMKG mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan upaya mitigasi terhadap hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi serta kondisi cuaca buruk di sekitarnya.
Editor: Cahya Sumirat