BMKG Sulut Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru, Warga Diminta Waspada
Astrid memaparkan potensi banjir ROB pada periode Nataru. Wilayah terdampak meliputi pesisir Manado, pesisir Tombariri dan Mandolang, pesisir Tenga, pesisir Likupang, pesisir barat Sitaro, pesisir utara dan barat Sangihe-Talaud, pesisir Bitung, Kema serta pesisir Bolmong dan Bolmut.
Fenomena tersebut dapat diperburuk oleh curah hujan tinggi, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. BMKG menegaskan pemantauan cuaca harus dilakukan secara berkala agar langkah mitigasi dapat dilakukan tepat waktu.
Menanggapi prediksi BMKG, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam beraktivitas selama periode cuaca ekstrem.
“Pantau terus prediksi cuaca melalui BMKG, hati hati dalam beraktivitas apabila dalam kondisi hujan,” katanya.
Dia juga mengingatkan risiko tinggi bagi warga pesisir, dataran rendah rawan banjir, daerah aliran sungai serta kawasan perbukitan yang rawan longsor. Kesiapsiagaan masyarakat sangat diperlukan untuk meminimalkan dampak bencana saat libur Natal dan Tahun Baru.
BMKG Sulut peringatkan cuaca ekstrem jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini sebagai langkah mitigasi dini agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Editor: Donald Karouw