Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7
Advertisement . Scroll to see content

Geliat Yahudi Indonesia di Sinagoge Tondano, Hidup Damai Tanpa Gesekan

Minggu, 04 Desember 2022 - 07:29:00 WIB
Geliat Yahudi Indonesia di Sinagoge Tondano, Hidup Damai Tanpa Gesekan
Rumah Ibadah Orang Yahudi (Shaar Hashamayim Synagogue). (Foto: Kemdikbud.go.id)
Advertisement . Scroll to see content

MINAHASA, iNews.id - Siapa sangka komunitas Yahudi di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) hingga saat ini bisa hidup damai berdampingan dengan umat lain. Mereka merasa aman dalam melakukan ibadah secara terbuka dan tidak pernah terjadi gesekan antarpemeluk agama lain.

Keturunan Yahudi Belanda di Sulut yang disebutkan dalam berbagai sumber, tetap leluasa mempraktekkan ajaran agama secara terbuka sejak sebelum kemerdekaan 1945. Meski pada akhirnya setelah itu banyak di antara mereka yang berpindah agama menjadi Kristen atau Islam hanya untuk keamanan.

Alasannya saat itu lantaran Yudaisme belum diakui sebagai agama resmi, hingga kemudian banyak warga Yahudi yang mencatatkan dirinya sebagai Kristen Protestan.

Kemudian seiring waktu komunitas Yahudi di Kota Manado bisa mendirikan tempat ibadah seperti Sinagoge Shaar Hashamayim di Tondano, Kabupaten Minahasq, sekira 35 kilometer dari Manado. Sinagoge ini merupakan tempat ibadah orang Yahudi, seperti layaknya gereja, masjid, vihara, pura, kuil dan lain sebagainya.

Sinagoge Shaar Hashamayim berdiri sejak 2004. Komunitas Yahudi di Tondano dapat menjalankan kepercayaan mereka dengan aman dan damai. Selama ini Sulut memang dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut