Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Ini Penjelasan Kemendag

Rabu, 24 November 2021 - 15:53:00 WIB
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Ini Penjelasan Kemendag
Kemendag menyebut masih mahalnya harga minyak goreng disebabkan kenaikan harga crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit di seluruh dunia. (foto: MNC Portal Indonesia)
Advertisement . Scroll to see content

Selain faktor eksternal, Oke menyebut, terdapat faktor internal yang menyebabkan kenaikan harga minyak goreng. Menurutnya, produsen minyak goreng di Indonesia kebanyakan belum terafiliasi dengan kebun sawit penghasil CPO, sehingga produsen minyak goreng tergantung pada harga CPO global.

Lanjutnya, Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng dipatok di angka Rp11.000. Saat penyusunan HET tersebut, harga CPO masih berkisar antara 500-600 dolar AS per metrik ton.

"Saat ini posisinya sudah di 1.365 dolar AS per metrik ton dan itu langsung berpengaruh, karena entitas produsen minyak goreng ada 435 dan didominasi oleh ketergantungan dari CPO, karena tidak semua produsen terafiliasi dengan kebun sawitnya," ucap Oke.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut