Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikeroyok 4 Tetangga Usai Cekcok, Instruktur Fitnes di Pelalawan Meninggal Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Polisi di Tondano Minahasa Dikeroyok Rombongan Pengantar Jenazah, 3 Remaja Ditangkap

Sabtu, 12 September 2026 - 09:47:00 WIB
Polisi di Tondano Minahasa Dikeroyok Rombongan Pengantar Jenazah, 3 Remaja Ditangkap
Tiga remaja diduga terlibat pengeroyokan anggota Polri di Minahasa ditangkap Tim URC Resmob Polres Minahasa. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

MINAHASA, iNews.id - Seorang anggota Polri menjadi korban pengeroyokan di Kelurahan Tataaran II, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Korban berinisial SB (21) diduga dikeroyok setelah dihentikan rombongan pengantar jenazah saat melintas di jalan raya.

Informasi diperoleh, peristiwa polisi dikeroyok ini terjadi pada Rabu (9/9/2026) pukul 17.00 WITA. Saat itu, korban yang sedang berkendara diduga dihentikan rombongan pengantar jenazah.

Tak lama kemudian, sejumlah orang dari rombongan tersebut diduga melakukan penganiayaan terhadap korban secara bersama-sama. Polisi yang menerima laporan langsung menyelidiki untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Minahasa kemudian mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu para terduga pelaku.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada Kamis (10/9/2026) pukul 02.00 WITA, polisi menangkap tiga terduga pelaku di rumah masing-masing tanpa perlawanan.

Ketiga terduga pelaku yang diamankan yakni SL (17), ST (16), dan GL (20). Ketiganya diketahui merupakan warga Tataaran I, Minahasa.

Dua dari tiga terduga pelaku masih berstatus sebagai pelajar. Mereka selanjutnya dibawa ke Markas Polres Minahasa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mengidentifikasi terduga pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Polres Minahasa juga mengimbau masyarakat untuk saling menghormati sesama pengguna jalan, termasuk ketika berada dalam rombongan pengantar jenazah. Sikap saling menghargai dinilai penting agar situasi di jalan tidak berkembang menjadi tindakan anarkistis yang berujung pada tindak pidana.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut