Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Boltara Kena OTT KPK Kasus Proyek Jalan, Uang Ratusan Juta Rupiah Disita
Advertisement . Scroll to see content

Profil Bupati Boltara Sirajudin Lasena yang Terjaring OTT KPK di Jakarta

Senin, 21 September 2026 - 20:46:00 WIB
Profil Bupati Boltara Sirajudin Lasena yang Terjaring OTT KPK di Jakarta
Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idProfil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena yang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) menjadi informasi penting bagi masyarakat. 

Penangkapan Sirajudin sekaligus menambah panjang daftar bupati yang ditangkap KPK. Belum diketahui kasus yang menjerat Sirajudin hingga harus berurusan dengan penyidik Lembaga antirasuah tersebut. 

"Benar, sedang ada kegiatan di lapangan," ucap Ketua KPK, Setyo Budiyanto, Senin (21/9/2026).

Dia mengatakan, Bupati Boltara Sirajudin Lasena terjaring di wilayah Jakarta. Meski begitu, Setyo belum menjelaskan lebih mendetail perihal OTT ini. Termasuk berapa orang yang terjaring dan barang bukti yang ditemukan. 

Konstruksi perkara terkait operasi senyap ini akan dijabarkan saat konferensi pers penetapan tersangka dan penahanan para pihak yang terjaring. 

Profil Bupati Boltara Sirajudin Lasena

Sirajudin Lasena merupakan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terpilih hasil Pilkada Serentak 2024. Sirajudin sat aitu berpasangan dengan Muhammad Aditya Pontoh. Keduanya resmi dilantik pada 2024.

Sirajudin Lasena lahir di Baroko, pada 8 Januari 1975. Dia merupakan figur publik yang memiliki latar belakang pendidikan mentereng.

Riwayat Pendidikan

  • SD Negeri 4 Baroko (1982-1988)
  • SMP Negeri 1 Baroko (1989-1991)
  • SMEA Negeri 1 Palu (1993-1995)
  • S1 di STIE Panca Bakti Palu
  • S2 Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
  • S3 Universitas Negeri Gorontalo
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut