Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Perempuan di Cirebon Tewas Diduga Dibunuh Perampok, Perhiasan Emas Raib
Advertisement . Scroll to see content

Viral Kasus Dugaan Perampokan di Money Changer Manado, Ini Kata Kapolresta

Jumat, 22 Oktober 2021 - 18:54:00 WIB
Viral Kasus Dugaan Perampokan di Money Changer Manado, Ini Kata Kapolresta
Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli. (Foto: iNews/Arther Loupatty)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Polisi masih menyelidiki dugaan kasus penganiayaan yang terjadi di tempat penukaran mata uang asing tepatnya di PT Manado Inter Money Changer, Jumat (22/10/2021) pagi. Sejauh ini korban yang terluka belum dapat diminta keterangan.

Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli mengatakan, perkara tersebut masih diselidiki dengan dugaan kasus penganiayaan. Sementara dugaan perampokan masih dalam pengembangan.

"Untuk dugaan perampokan masih dikembangkan karena belum adanya konfirmasi dari pihak korban adanya barang atau uang yang hilang," ujar Elvianus, Jumat (22/10/2021).

Dia menambahkan, dari rekaman CCTV ada satu pelaku yang menggunakan benda tumpul melakukan penganiayaan kepada korban. Dalam tayangan tidak terlihat pelaku melakukan pencurian di lokasi.

"Tim inafis langsung diturunkan untuk melakukan olah TKP di lokasi tersebut. Timsus Resmob Polresta Manado dan Tim Maleo Polda Sulut pun diperintahkan untuk mengejar pelaku," ujar Kombes Pol Elvianus Laoli.

Diketahui, kasus dugaan perampokan terjadi di PT Manado Inter Money Changer yang terletak di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado menjadi viral di sosial media.

Korban atas nama Welly Tangos (71) selaku pemilik mengalami luka di kepala, tangan kiri dan kanan serta benturan di dada kiri. Selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Permata Bunda kemudian dirujuk ke RSUP Prof RD Kandou Malalayang.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan akibat diduga benturan benda yang belum diketahui jenisnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut