Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7
Advertisement . Scroll to see content

Viral Keluarga Mengamuk Tak Terima Anak 7 Tahun Isolasi Seorang Diri di Manado

Selasa, 27 Juli 2021 - 14:18:00 WIB
Viral Keluarga Mengamuk Tak Terima Anak 7 Tahun Isolasi Seorang Diri di Manado
Tangkapan layar video viral keluarga yang mengamuk dan meminta anak mereka status OTG usia 7 tahun dikeluarkan dari ruang isolasi di Minahasa Utara. (Foto: iNews/Jefry Langi)
Advertisement . Scroll to see content

Pria tersebut mengatakan seluruh keluarganya dan anak-anak nanti akan isolasi mandiri dalam rumah.

"Kami mama papa dan anak-anak akan isolasi mandiri. Anak 7 tahun dikurung sendirian. Ini bikin dia jadi takut, imun turun. Kami tidak terima karena ini kan OTG," ucapnya.

Nancy Angela, salah satu keluarga Aurel mengaku tak terima dengan cara-cara petugas. Dia juga mempertanyakan aturan isolasi bagi pasien Covid-19 yang tidak memiliki gejala.

"Kenapa yang OTG lainnya tidak dikejar juga, ini anak-anak kalian mau pisahkan dari orang tua dan isolasi seorang diri. Apa karena kami orang kecil. Hancur hati saya Aurel diperlakukan seperti ini. Hilang rasa kemanusiaan," katanya.

Kepala Rumah Sakit Lapangan Darurat Covid-19 Bapelkes Sulut Regina Tuwongkesong mengatakan, anak Aurel sudah dizinkan untuk isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan Puskesmas setempat. Namun saat proses isolasi terjadi kesalahpahaman antara petugas dan pihak keluarga.

"Karena pasien membeludak jadi tidak memungkinkan anak-anak kami rawat di sini. Namun dalam proses ada salah paham. Ada oknum yang salah interpretasikan perintah. Kejadian ini juga jadi koreksi kami," katanya, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, Aurel sudah diizinkan untuk isolasi mandiri di rumah namun dengan pemantauan Puskesmas dan tenaga medis. Saat ini Aurel menjalani isolasi di kampung halamannya di daerah Kolongan, Minahasa Utara dengan diawasi petugas kesehatan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut