Warga Bongo Gorontalo Rayakan Maulid Nabi di Masjid Walima Emas, Zikir Semalam Penuh
Para sesepuh kampung juga mengikuti dikili, yang disertai dengan membakar kemenyan dalam polutube atau wadah berupa gerabah serta wewangian lain yang memenuhi ruangan masjid.
Setelah zikir semalam penuh, warga mengarak tolangga yakni usungan kayu yang dihias dengan kue kue-kue tradisional Gorontalo dari rumah ke masjid di atas bukit itu.
Arakan tolangga itu dilakukan para siswa SMK Pariwisata, sebuah sekolah vokasi yang didirikan oleh salah seorang tokoh Gorontalo yakni almarhum Yosep Tahir Maruf.
Iring-iringan tolangga yang dibawa naik turun punggung bukit sebelum dimasukkan ke serambi masjid, menarik perhatian para pengunjung.
“Parade walima ini adalah atraksi yang ditunggu wisatawan. Kami melibatkan para siswa agar mereka dapat melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari agenda pariwisata daerah,” kata panitia walima, Hasan Rahim.
Sebelumnya Desa Bongo merupakan juara dua kategori desa berkembang pada lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021.
Desa ini menyajikan atraksi walima sebagai ikon wisata, yang dilestarikan masyarakatnya sejak dulu hingga sekarang.
Editor: Cahya Sumirat