Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pulang dari Tempat Hiburan Malam, 3 WNA Jadi Korban Kekerasan Seksual di Bali
Advertisement . Scroll to see content

Guru Pengedit Soal Ujian yang Diduga Lecehkan Nabi Muhammad di Solok Menangis Minta Maaf

Minggu, 15 Desember 2019 - 02:05:00 WIB
Guru Pengedit Soal Ujian yang Diduga Lecehkan Nabi Muhammad di Solok Menangis Minta Maaf
Rosmalini menyampaikan permintaan maaf atas kesalahannya dalam merevisi soal ujian agama Islam untuk tingkat kelas IV SD di Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumbar, Sabtu (15/12/2019). (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara usai mendengarkan permintaan maaf Rosmalini, Sekretaris MUI Kabupaten Solok, Elyunus meminta kepada masyarakat untuk tidak memperpanjang permasalahan ini.

MUI Kabupaten Solok telah bekerja sama dengan polisi dan berbagai pihak untuk menyelidiki dan menginvestigasi kasus itu. Mereka memutuskan kesalahan revisi soal ujian SD tersebut di luar kesadaran dan murni kekhilafan pelaku. Karena itu, tidak ada alasan umat Islam untuk menolak permintaan maaf Rosmalini.

“Dari yang bersangkutan sudah kita dengar dan tidak perlu diulas lagi. MUI sudah melihat dari rapat dan kajian berbagai sisi, jelas ini sebuah kesalahan yang tidak dilakukan dengan kesadaran, tapi kekhilafan,” katanya.

“Karakter beliau tidak ada yang aneh, apalagi menyimpang dari Islam. MUI menyimpulkan tidak ada alasan kita umat Islam menolak permintaan maaf. MUI berharap pada kita semua memahami bahwa ini adalah kesalahan yang harus kita maafkan,” kata Elyunus.

Diketahui, soal ujian agama SD di Kabupaten Solok viral dan memicu keresahan karena diduga melecehkan Nabi Muhammad SAW. Hal ini terdapat dalam kalimat salah satu soal pilihan ganda. Soal tersebut telanjur beredar di 16 SD di Kecamatan Junjung Sirih saat ujian mata pelajaran agama Islam, Senin (9/12/2019).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut