Kebakaran Rumah Tewaskan Pasutri di Padang Pariaman, Keluarga Ungkap Kejanggalan
PADANG PARIAMAN, iNews.id - Teka-teki kebakaran rumah yang menewaskan pasangan suami istri (pasutri) di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluh Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mulai mengarah pada dugaan tindak pidana pencurian.
Kecurigaan muncul setelah posisi jenazah korban ditemukan tidak berada di kamar tidur, melainkan di ruang tamu dalam kondisi terbakar. Selain itu, kondisi sejumlah ruangan di dalam rumah diduga sudah dalam keadaan berantakan sebelum api melalap bangunan.
Korban diketahui bernama Nurlela (70) dan Doni (50). Keduanya tewas dalam kebakaran di rumah mereka yang terjadi pada Jumat (24/7/2026) dini hari.
Dugaan pasutri korban pencurian disampaikan oleh menantu korban, Bambang Sutrisno. Dia merasa ada kejanggalan dari lokasi penemuan mayat kedua korban.
Menurut Bambang, korban seharusnya berada di kamar tidur saat malam hari, namun justru ditemukan di ruang tamu dalam kondisi terbakar.
"Yang buat saya curiga mertua terbakar di ruang tamu bukan di kamar dalam kondisi berhimpit berdua, itu yang agak ganjil," ujarnya.
Bambang juga menyebut kondisi rumah saat ditemukan sudah tidak seperti biasanya. Beberapa bagian ruangan terlihat berantakan sehingga menimbulkan dugaan adanya aktivitas lain sebelum kebakaran terjadi.
"Jadi dari kepolisian, babinsa, bhabinkamtibmas kami berunding dan akan visum," katanya.
Untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran sekaligus memastikan dugaan tindak pidana, Polres Padang Pariaman melakukan koordinasi dengan Polda Sumatera Barat.
Selain itu, tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau juga didatangkan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Petugas akan mengumpulkan berbagai bukti, termasuk kondisi bangunan, sumber api, serta kemungkinan adanya unsur lain yang menyebabkan kebakaran tersebut.
Sementara itu, jenazah kedua korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk menjalani proses autopsi. Autopsi dilakukan guna membantu penyidik mengungkap penyebab kematian korban serta melengkapi proses penyelidikan.
Sebelumnya, kebakaran rumah di Nagari Sungai Buluh Utara, Kecamatan Batang Anai, terjadi saat warga sedang tertidur lelap. Api pertama kali diketahui membesar sekitar pukul 02.00 WIB. Material bangunan yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat menghanguskan seluruh bagian rumah.
Selain menewaskan dua penghuni rumah, kebakaran juga menghanguskan satu unit mobil dan dua sepeda motor yang berada di lokasi kejadian. Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Editor: Donald Karouw