Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Longsor Cisarua KBB, Walhi Jabar Desak Izin Alih Fungsi Lahan Dicabut
Advertisement . Scroll to see content

Walhi: Kasus di Solsel Bukan Sekadar Polisi Tembak Polisi, tapi Kejahatan Lingkungan

Sabtu, 23 November 2024 - 13:44:00 WIB
Walhi: Kasus di Solsel Bukan Sekadar Polisi Tembak Polisi, tapi Kejahatan Lingkungan
Suasana pelepasan jenazah Kasat Reskrim Polres Solsel AKP Ryanto Ulil Anshar di halaman RS Bhayangkara. (Foto: MPI/Rus Akbar).
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatra Barat (Sumbar) merespons penembakan yang menewaskan Kasatreskrim Polres Solok Selatan (Solsel) AKP Ryanto Ulil Anshar (33). Kasus ini bukan hanya sekadar polisi tembak polisi tapi juga soal kejahatan lingkungan karena diduga dilatarbelakangi terkait tambang galian C.

Eksekutif Daerah Walhi Sumbar Abdul Aziz berpandangan, pelaku kejahatan lingkungan lebih kuat dibanding negara. Bahkan di lingkungan kantor penegak hukum, aparat bisa dihabisi sesama aparat yang diduga bagian atau beking kejahatan tambang.

"Selain itu, kasus ini seakan mengonfirmasi kejahatan lingkungan tambang ilegal dibekingi oknum-oknum pejabat polisi di lapangan. Kasus ini ini juga seakan menjadi jawaban, kenapa tambang ilegal masif terjadi sepanjang tahun di wilayah hukum Sumbar meskipun puluhan nyawa melayang dan bencana ekologis terus berulang," ujarnya, Jumat (23/11/2024).

"Setelah rakyat dan lingkungan menjadi korban, kini pejabat Polri yang menumpas kejahatan lingkungan harus meninggal di tangan rekan kerja sendiri,” katanya lagi.

Aziz menambahkan, dengan peristiwa ini Kapolri harus asistensi langsung kasusnya. Jadikan kasus ini momentum membersihkan tubuh Polri dari pelaku kejahatan lingkungan. Seluruh pejabat dan anggota Polri yang terbukti terlibat dalam kejahatan lingkungan, tambang illegal harus dipecat dan dihukum.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut