Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Korupsi Kredit Bank di Sumsel, Kejaksaan Agung Periksa Lima Saksi
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Chintya, Putri Tukang Ojek Berprestasi yang Ajak Perempuan Berani Bermimpi

Jumat, 11 Maret 2022 - 22:50:00 WIB
Kisah Chintya, Putri Tukang Ojek Berprestasi yang Ajak Perempuan Berani Bermimpi
Chintya Maulini, siswi SMA Negeri Sumatera. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Skor GII Indonesia mencapai 0.48 poin. Jauh tertinggal dari negara tetangganya Singapura yang hanya menyentuh angka 0.065 poin, dan Malaysia di angka 0.253 poin. Adapun, indikator penilaian dalam GII diantaranya: kesetaraan capaian pendidikan dan kesempatan kerja. 

Sementara itu, pada 2020 lalu, World Bank melakukan sebuah studi untuk menganalisa berbagai permasalahan ketimpangan gender di dunia pendidikan Indonesia. Studi yang didukung oleh Pemerintah Australia tersebut menemukan bahwa di berbagai daerah di Indonesia, perempuan mengalami ketertinggalan dalam pendidikan. 

Meskipun anak perempuan berprestasi lebih baik daripada anak laki-laki di sekolah, jumlah perempuan yang bekerja ternyata jauh lebih sedikit. Perempuan juga cenderung mendapatkan penghasilan yang lebih rendah, dan lebih sedikit mendapatkan kesempatan promosi jabatan.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut