Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Malaysia Tutup Semua Sekolah di Johor
Advertisement . Scroll to see content

Langit Muaro Jambi Memerah Imbas Kabut Asap Karhutla, Indeks ISPU Tembus 401

Kamis, 08 Oktober 2026 - 18:27:00 WIB
Langit Muaro Jambi Memerah Imbas Kabut Asap Karhutla, Indeks ISPU Tembus 401
Langit Kabupaten Muaro Jambi memerah imbas kabut asap pekat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

MUARO JAMBI, iNews.id – Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, semakin memburuk. Salah satu wilayah terdampak paling parah berada di Kecamatan Sekernan, di mana kabut asap pekat menutup pemukiman warga sepanjang hari.

Berdasarkan pemantauan alat Air Quality Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) bahkan telah menyentuh angka 401, yang masuk dalam kategori Berbahaya. Kondisi kualitas udara buruk ini tercatat berlangsung sejak 3 Oktober lalu. 

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan DLH Muaro Jambi, Refiandy menjelaskan, partikel asap pekat terbawa oleh arah angin dari titik-titik karhutla menuju kawasan pemukiman. Kualitas udara mengalami pemburukan signifikan pada dua rentang waktu setiap harinya.

Tak hanya di Sekernan, fenomena kabut asap pekat juga melanda Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh Ilir, hingga menyebabkan fenomena langit berubah menjadi memerah akibat pekatnya partikel aerosol asap di udara. 

"Dari pemantauan alat AQMS, kualitas udara biasanya memburuk pada pukul 4 subuh hingga 9 pagi, lalu kembali memburuk pada pukul 3 sore hingga 8 malam. Arah angin membawa partikel asap pekat ke wilayah Muaro Jambi," kata Refiandy, Kamis (8/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut