"Tapi kita tidak boleh mengubah budaya satu sama lain karena kami tidak bermaksud mengubah budaya Anda, Anda tidak boleh mengubah budaya kami," ujarnya.
Lebak Cindo, Lokasi Aesthetic Terbaru di Kota Palembang
Shaheen juga menggambarkan penarikan militer AS dari Afghanistan sebagai penutupan satu babak dalam sejarah negara itu.
"Kami telah menutup satu babak. Bagi kami itu adalah pendudukan. Kami mengakhiri itu, kami melakukan perlawanan," katanya. "Tapi sekarang sudah ditutup. Itu masa lalu. Kita harus fokus ke masa depan yang lebih baik untuk mereka dan kita."
5 Fakta Terbaru Balita Tewas di Rumah Kosong, Nomor 3 Sangat Sadis
Komentar Shaheen muncul ketika laporan muncul bahwa pemerintah baru Afghanistan akan segera diumumkan di Kabul. Salah satu pendiri Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, akan bertanggung jawab atas itu.
Beberapa sumber orang dalam Taliban mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah sementara Afghanistan hanya akan terdiri dari anggota Taliban, berisi 25 kementerian dan dewan konsultatif dari 12 cendekiawan Muslim.
10 Makanan Khas Sumatera Selatan, Nomor 6 Kudapan Bangsawan
Di level kepemimpinan atas, Baradar akan bergabung dengan Mullah Mohammad Yaqoob, putra Mullah Omar—salah satu pendiri Taliban.
"Semua pemimpin puncak telah tiba di Kabul, di mana persiapan sedang dalam tahap akhir untuk mengumumkan pemerintahan baru," kata seorang pejabat Taliban kepada Reuters yang berbicara dengan syarat anonim.
Editor: Berli Zulkanedi