Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 36 Jenazah Covid-19 Dikebumikan di TPU Srengseng Sawah dalam Seminggu
Advertisement . Scroll to see content

Varian Baru Virus Covid-19 Lebih Menular, Ini Saran Epidemiolog

Jumat, 05 Februari 2021 - 20:01:00 WIB
Varian Baru Virus Covid-19 Lebih Menular, Ini Saran Epidemiolog
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Beberapa negara kembali melaporkan munculnya varian baru virus Covid-19. Setelah Inggris melaporkan adanya temuan mutasi dari virus Covid -19 pada akhir tahun lalu, disusul Afrika Selatan dan Brazil juga melaporkan temuan mutasi virus ini.

Pakar epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, dr. Syahrizal Syarif, menyatakan bahwa mutasi adalah kemampuan virus untuk bertahan hidup. Setiap virus ketika menginfeksi satu induk semang seperti sel manusia, kemudian bereplikasi dan dapat terjadi mutasi. Umumnya mutasi terjadi tidak pada bagian penting dari virus.

“Kemampuan kita untuk memeriksa terjadinya berbagai sekuensial genetik dari virus yang beredar di Indonesia masih terbatas. Kalau Inggris sudah melaporkan puluhan ribu varian ke bank genom. Indonesia melalui Lembaga Molekuler Eijkman baru melaporkan kurang dari 150-an varian virus Covid -19, karena pemeriksaan ini membutuhkan biaya yang mahal,” kata Syahrizal dari keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (5/2/2021).

Syahrizal mengatakan, mutasi virus Covid -19 selama ini umumnya tidak terjadi pada bagian yang penting, namun mutasi yg terjadi pada bagian tanduk-spike dari virus, menimbulkan kekhawatiran- karena virus akan lebih mudah untuk masuk ke sel sasaran sehingga penularannya akan lebih cepat dibanding dengan varian yang lama.

“Hingga hari ini WHO belum mendapat laporan bukti bahwa varian mutasi virus Covid -19 yang baru ini lebih tinggi tingkat keganasannya. Para ahli juga terus meneliti dampak varian baru ini terhadap tingkat perlindungan vaksin,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut