Dalam setiap kunjungannya, dia selalu membawa secarik kertas seperti piagam yang berisikan pernyataan telah mengunjungi kantor dan lembaga pemerintah tersebut. Piagam itu ditandatangani langsung kepala kantor maupun pimpinan lembaga pemerintah yang dia kunjungi.
Dalam perjalanan terakhirnya hingga sampai ke Sumut, Nenek Murtini mengaku telah melalui banyak pengalaman suka dan duka. Banyak instansi pemerintah yang menerima kedatangannya dengan baik, bahkan menjamunya. Namun tak sedikit yang acuh.
Bahkan ada yang memberinya uang dan dianggap kehadirannya untuk meminta sumbangan. Semua uang yang dia terima itu kemudian disumbangkan ataupun diberi ke fakir miskin dan anak yatim.
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Batubara, Nenek Murtini mendatangi Polda Sumut, Polres Batubara, Kantor PLN setempat, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batubara, Lembaga Pemasyarakatan dan Kejaksaan Batubara.
“Saya waktu kedatangannya kaget. Dan setelah mendengar maksud atas tujuannya Nenek Murtini untuk keliling Indonesia. Saya pun ikut tergerak. Semoga instani lain yang dikunjunginya dapat menerima beliau juga dengan baik,” kata Kajari Batubara Mulyadi Sajaen.
Editor: Donald Karouw