Berikut 6 Rukun Iman beserta dalilnya yang wajib diketahui Muslim:
1. Iman kepada Allah SWT
Rukun iman yang pertama adalah iman kepada Allah SWT yang berkedudukan sebagai pencipta segala apa yang ada di alam semesta beserta isinya.
Iman kepada Allah artinya meyakini bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Iman kepada Allah juga termasuk percaya kepada ketetapan dan sifat-sifat-Nya yang tertuang dalam Asmaul Husna. Meyakini atau iman kepada Allah juga tidak hanya dengan kata-kata, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan Caranya yaitu dengan amar ma’ruf dan nahi munkar, yang artinya melakukan segala perintah serta menjauhi larangan yang menghantar ke jurang kesesatan.
Dalil iman kepada Allah tertuang dalam Surat An-Nisa ayat 136 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
Latin: Yā ayyuhallażīna āmanū āminụ billāhi wa rasụlihī wal-kitābillażī nazzala 'alā rasụlihī wal-kitābillażī anzala ming qablu, wa may yakfur billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulihī wal-yaumil-ākhiri fa qad ḍalla ḍalālam ba'īdā.
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya,” (QS An-Nisa: 136).