Edy Rahmayadi Dukung Satgas Antimafia Bola Polri Bersihkan PSSI
Edy mengatakan, organisasi PSSI sama sekali tidak mengamanatkan perbuatan yang menyalahi aturan. “Sebab, PSSI amanatnya untuk membesarkan sepakbola Indonesia,” ujar Edy.
Diketahui, penangkapan Joko Driyono atau Jokdri merupakan pengembangan dari tiga tersangka yang menerobos masuk Kantor Komisi Disiplin PSSI yang sudah diberi garis polisi. Mereka kemudian menghilangkan berkas dugaan pengaturan skor sepak bola Indonesia.
Jokdri ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor oleh Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola, Kamis (14/2/2019). Satgas juga telah menggeledah apartemen dan kantor mantan Direktur Badan Liga Indonesia tersebut, Kamis (14/12/2019) hingga Jumat pagi (15/2/2019) dan menyita 84 barang untuk diperiksa.
Senin (18/2/2019), Jokdri kembali menjalani pemeriksaan di Mabes Polri sebagai tersangka penghilangan barang bukti kasus pengaturan skor, Senin (18/2/2019). “Kalau sesuai panggilan jam 10.00 WIB,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, saat dihubungi iNews.id di Jakarta, Senin (18/2/2019).
Editor: Maria Christina