Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DKPP Sidangkan Komisioner Bawaslu Tulang Bawang Barat, Diduga Tutupi Laporan Politik Uang
Advertisement . Scroll to see content

Edy Rahmayadi Tegaskan Saweran di Gereja Bukan Bentuk Politik Uang

Jumat, 05 Januari 2018 - 20:59:00 WIB
Edy Rahmayadi Tegaskan Saweran di Gereja Bukan Bentuk Politik Uang
Mantan Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi saat acara jalan sehat di Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Isu miring mulai menerpa salah satu bakal calon gubernur (Cagub) Sumatera Utara, Letjen Edy Rahmayadi. Mantan Pangkostrad itu dituduh melakukan politik uang.

Tuduhan itu menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan Edy Rahmayadi sedang membagi-bagikan uang dengan dikawal anggota TNI kepada anak-anak dan masyarakat dalam sebuah acara. Video ini pun menjadi viral di media sosial bahkan dikaitkan dengan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) 2018.

Menanggapi tuduhan itu, Edy Rahmayadi menegaskan kegiatan saweran uang di gereja itu merupakan adat masyarakat Sumatera Utara. Dia berdalih saat itu melihat jemaat gereja banyak dari kalangan fakir yang membuat dirinya ingin membantu dengan memberikan uang.

"Begini, kegiatan saya di Sumatera Utara itu adat ya bisa dibilang adat. Setiap ada kegiatan begitu, ada anak yang menyanyi, ada apa, pasti ada saweraan. Itu sudah menjadi budaya. Saya baru liat juga itu ada kegiatan Natalan di gereja yang kondisi gerejanya orang-orang fakirlah gitu ya, kita membantu anak-anak kecil. Kan itu (bagi-bagi uang) belum ada ketentuan pilkada belum berjalan itu," kata Edy Rahmayadi saat mengklarifikasi tuduhan itu di Kantor DPD Partai Golkar, Jakarta, Jumat (05/01/2018).


Edy menegaskan, tidak melakukan politik uang dan tiak akan melakukan perbuatan yang curang. "Saya akan menjalankan dengan fair, buktikan saja," tandasnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut