JAKARTA, iNews.id - Ketua DPRPuan Maharani meminta pemerintah memperkuat sistem mitigasi menyusul gempa bumi yang terjadi di Nias Selatan, Sumatera Utara, Senin (14/3/2022) pagi. Gempa tersebut terjadi di zona megathrust dan dirasakan kuat hingga di wilayah Kota Padang, Sumatera Barat.
BMKG mencatat ada dua kali gempa bumi yang berpusat di Nias Selatan, Senin (14/3/2022) pagi. Gempa pertama berkekuatan M 6,7 dan disusul M 6,0. “Petugas bersama warga diharapkan agar terus melakukan penyisiran untuk memastikan dampak gempa,” ungkap Puan, Senin (14/3/2022).
Pakar: Gempa di Nias Selatan Pelepasan Energi Terakumulasi Lebih dari 200 Tahun
Gempa dirasakan cukup kuat di Nias Selatan hingga sejumlah wilayah seperti di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Gunungsitoli, hingga di Padang dan Pariaman, Sumatera Barat, serta sejumlah wilayah lainnya. Puan meminta petugas terkait memastikan kondisi keselamatan warga. “Termasuk aparat agar ikut membantu mengatasi kepanikan warga yang sempat terjadi akibat gempa,” kata Puan.
Terkait gempa tersebut, Puan meminta Pemda Nias Selatan dan pemda-pemda yang berada di sekitarnya harus menyiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk mengantisipasi adanya gempa susulan. BPBD bersama tim SAR gabungan lain pun diharapkan selalu siaga.
BNPB Segera Kirim Tim Reaksi Cepat, Cek Dampak Gempa Nias Selatan
“Sekalipun gempa tidak berpotensi tsunami, pemantauan harus dilakukan dan petugas harus memberikan informasi se-valid mungkin kepada masyarakat. Jangan sampai info yang tidak lengkap menyebabkan missed informasi,” kata Puan.