Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Terdakwa Mati Kasus Ganja 214 Kg di Deliserdang Kabur Naik Motor usai Sidang
Advertisement . Scroll to see content

Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara, Wapres: Jangan Benturkan Agama dan Kebangsaan

Kamis, 19 Oktober 2023 - 16:16:00 WIB
Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara, Wapres: Jangan Benturkan Agama dan Kebangsaan
Wapres Ma'ruf Amin saat menghadiri Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara dari Sumatera Utara di GOR Serba Guna Pemprov Sumut. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta masyarakat dan para elite agar tidak membenturkan agama dan kebangsaan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini disampaikannya saat menghadiri Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara dari Sumatera Utara di GOR Serba Guna Pemprov Sumut, Jalan Williem Iskandar Nomor 9 Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (19/10/2023).

Wapres mengatakan, Indonesia merupakan bangsa besar yang berdiri di atas keragaman agama, suku dan budaya. Namun, berkah keberagaman dari Allah SWT ini dapat menjadi bumerang apabila tidak dirawat dengan baik sehingga menimbulkan konflik yang dapat berujung pada perpecahan.

"Untuk itu, simbol Bhinneka Tunggal Ika harus dihayati dan dijalani seluruh anak bangsa, termasuk masyarakat Sumatera Utara," ujar Ma'ruf Amin, Kamis (19/10/2023).

Ma’ruf pun meminta salah satu organisasi Muslim terbesar di Sumut, Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) untuk terus berperan proaktif menjadi penjaga terdepan nilai-nilai luhur Pancasila, NKRI serta persatuan dan kesatuan nasional.

“Keberagaman dan kesepakatan bangsa ini wajib kita hormati dan jaga bersama. Jangan memberi celah pihak mana pun untuk menggoyahkan NKRI, termasuk upaya untuk membenturkan keagamaan dan kebangsaan,” kata Wapres.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut