Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPAI Temukan Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Polisi di Magelang, Komisi XIII DPR RI Minta Diusut Tuntas
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Bocah Dibakar dan Minum Air Seni di Tanjungbalai, Ini Kata KPAI

Jumat, 09 November 2018 - 21:28:00 WIB
Kasus Bocah Dibakar dan Minum Air Seni di Tanjungbalai, Ini Kata KPAI
Bocah AY yang hanya terbaring lemah karena mengalami luka bakar di kaki atas ulah teman sepermainannya. (Foto: iNews/Ulil Amri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati angkat bicara atas kasus dugaan kekerasan anak oleh teman sepermainannya di Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut). Dia menilai, pelaku bocah 10 tahun yang menyuruh temannya minum air seni dan sekaligus membakar dengan bensin, bisa digolongkan sebagai korban.

"Anak yang menjadi pelaku dalam hal ini sesungguhnya juga korban dari situasi yang tidak tepat," kata Komisioner KPAI bidang Pengasuhan di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Dia mengatakan, berkaitan atas kasus korban bocah dibakar di Tanjungbalai, sudah seharusnya orang tua dari anak pelaku melakukan evaluasi pengasuhan. Khususnya menanyakan pada diri sendiri hingga anak bisa melakukan tindakan kekerasan terhadap temannya.

Menurutnya, orang tua harus memberikan contoh baik di rumah sehingga anak terinspirasi sikap positif orang tua. Selain itu, kendali terhadap tontonan dan game yang dimainkan menjadi salah satu kunci penting agar anak berperilaku baik.

"Kejadian ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya orang tua untuk terus menerus memberikan pengasuhan terbaik dan pengawasan yang optimal," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut