Keluarga Bongkar dan Pindahkan Makam di Tobasa, Hasil Tes Swab Negatif Covid-19
Helena Siahaan anak pasien yang meninggal menyesalkan sikap petugas yang dinilainya sangat overacting dalam menangani penguburan orang tuanya.
"Memang ini protokol kesehatan, namun praktik di lapangan sangat berlebihan. Orang tua saya sudah lanjut usia, cucunya bahkan sudah punya anak. Kami harus menghormatinya dan setelah berembuk dengan keluarga dan pemerintah desa secara adat, kami berkoordinasi untuk memindahkan makamnya," ujar Helena, Kamis (10/9/2020).
Dia juga menyesalkan pelayanan kesehatan yang dinilai lambat. Sebab hasil swab terhadap pasien ES baru keluar setelah menjalani perawatan selama tujuh hari. Dampaknya, orang tuanya yang sakit karena sudah usia lanjut disebut sebagai pasien Covid-19.
Editor: Donald Karouw