Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 126 Personel Polres Bantul Naik Pangkat, 13 Anggota Masuki Masa Purna Tugas
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara

Jumat, 28 Februari 2020 - 18:19:00 WIB
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara
Ilustrasi TNI-Polri. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Selain melakukan penganiayaan, mereka juga merusak Kantor Polsek Pahae Julu yang menyebabkan kaca ruang SPKT dan unit reskrim pecah. Sejumlah unit komputer dan printer ruangan rusak serta beberapa peralatan lainnya rusak.

Perusakan terjadi pukul 14.10 WIB. Saat itu sembilan personel Polsek Pahae Julu siaga setelah Kapolsek Pahae Jae AKP Ramot S Nababan ditampar oknum Komandan Kompi Senapan A Yonif 123 Rajawali Lapo Gambiri.

Selanjutnya pada pukul 14.20 WIB, rombongan anggota Kompi Senapan A Yonif 123 Rajawali mendatangi Makopolsek Pahae Julu. Mengingat situasi sudah memanas, seluruh personel Polsek yang siaga menyelamatkan diri dengan berlari ke arah belakang Polsek dengan membawa 2 pucuk senjata laras panjang inventaris Polsek.

Pascapenyerangan kantor, Kapolsek mengumpulkan seluruh personel Polsek Pahae Julu untuk berkonsolidasi. Selain anggota Polres Taput, korban Luka akibat penganiayaan juga dialami personel Satlantas Polres Tapsel, Ipda Bangun Siregar (Kapos Lantas Sipirok) dan Aiptu Velberik Sitompul (Anggota Poslantas Sipirok).

Ipda Bangun luka lebam dan robek pada pelipis mata sebelah kanan, luka lecet pada bibir atas dan kanan bagian dalam, terasa sakit pada rahang sebelah kanan dan bengkak pada kaki kiri. Sementara, Aiptu Velberik luka memar pada pipi kiri dan luka lecet pada hidung kiri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut